Posted by yogsta_666 • 22-11-2015 19:36

Hulusi




Aku sangat menyukai Hulusi. Bagiku, itu adalah alat musik yang terbaik di dunia. Hampir setiap waktu aku selalu memainkannya dan mengeluarkan bebunyian yang indah sepanjang hari. Keluargaku sangat menyukai permainanku. Meski awalnya mereka tidak menyukainya, namun akhirnya mereka mulai belajar mendengarkannya. Malahan, setiap kali aku mulai bermain Hulusi, semua anggota keluargaku berhenti melakukan aktivitasnya sejenak untuk mendengar permainanku. Bahkan ayahku pernah berkata, "Meski Daniel, anak kita sudah pergi jauh, dia tetap bisa memainkan permainan terbaik seumur hidup dan membanggakan kita."

Ayahku berkata benar. Gara - gara orang - orang tak berperikemanusiaan yang hanya ingin merebut popularitas, dia sampai berani membuatku pergi jauh dari keluargaku. Hari ini juga aku harus membalasnya.
***
Di ruang musik sekolah, masih ada Gerald yang memainkan Shakuhachi, dan David yang bermain piano untuk mengiringinya. Saat Gerald beralih ke Hulusi, aku pun turut memainkan Hulusi-ku dan menciptakan nada yang sendu. Gerald dan David pun saling bertatap muka dan berbisik dengan gemetar, "Daniel....". Namun mereka tak sempat kabur karena aku sudah berada di depan mereka. Aku pun mendekati mereka yang ketakutan secara perlahan sambil bermain dengan Hulusi-ku....
profile picture
audhira22 , Kripiker
23-11-2015 19:25
Si aku/daniel itu udh mati ya?
D3V1NC1 , Silent reader
05-04-2019 08:39
Kayaknye dia udah mati