Posted by RevIO • 28-06-2019 08:54

Monologue




Dongeng? Cerita seram? Creepypasta? Bukan, bukan. Aku hanya ingin bercerita sedikit tentang diriku, anggap saja auto-biografi atau apalah terserah. Tak akan ada dialog antara aku atau siapapun, hanya monolog kecil yang bisa kubagi disini.

Namaku Farad, terkesan seperti nuansa timur kan? Dan ya, aku laki-laki jika kalian bertanya. Dan tidak, aku berkebangsaan asia tenggara sama seperti kalian. Hanya lahir di suatu kepercayaan jadi orang tuaku memberi nama ini. Semacam doa katanya, tapi jujur aku tak percaya hal itu. Ayolah, manusia mendapatkan sesuatu karena berusaha bukan berbicara saja kan? Setidaknya itu menurutku.

Apa yang ingin kubicarakan itu tentang berbagai macam cerita yang kini bertebaran dimana-mana. Dimulai dari cerita seram, rumor, gosip dan segala simpang siur di masyarakat. Terlebih dengan berkembangnya teknologi dan pastinya sosial media sudah seperti batu loncatan bagi para penggunanya.

Contohnya aku sendiri, aku membagikan cerita, memposting itu dan ini di berbagai perantara media. Rasanya cukup menyenangkan dan praktis. Dan apalagi yang menyenangkan? Cerita lucu dari pengalaman seseorang, dan aku punya satu untuk kalian.

Ceritanya berawalan saat aku sedang menggelar sebuah reunian dirumahku, momen yang nostaljik bukan? Bagiku iya. Aku mengundang semua temanku, berhubung tempat tinggalku cukup besar untuk menampung lusinan orang.

Tentu saja semua temanku datang, mungkin hanya satu atau dua yang tak hadir, tapi itu tak apa. Reuni menjadi meriah ketika semua bersenang-senang disana. Ada yang bermain game, berdansa, atau saling berbincang satu sama lain tentang masa sekolah. Ah, suasana yang benar-benar nostalgia.

Aku sangat senang saat mereka memujiku atas makanan yang kusajikan pada mereka, karena saking sukanya, ada temanku yang menyindir bahwa daging yang kupakai pasti daging babi atau anjing. Tapi kuanggap guyonan, dan kubalas bahwa dia pasti kanibal jika begitu. Dan semua tertawa atas responku.

Semuanya benar-benar menikmati suasana ini, tak satupun dari mereka yang merasa canggung saat itu. Intinya benar-benar meriah, menyenangkan dan sangat berkesan.

Tapi sayang sekali, reuni itu harus berakhir karena masing-masing dari mereka sudah lelah dan ingin pulang untuk istirahat. Ingin tak ingin, tak bisa kuhentikan mereka. Dan lagipula aku sudah merasa puas, hanya saja aku merasa telah melupakan sesuatu saat semua itu berakhir.

Aku lupa kemana dua temanku yang membantuku mempersiapkan reuni, hingga sekarang aku masih belum ingat kemana mereka berdua. Aku terkadang menertawakan diriku sendiri karena ini, bagaimana bisa aku tak ingat hingga sekarang.

—;

Hallo penghuni mangkok kripik. Well, udah begitu lama rasanya tak kembali kesini. 5 tahun? 6 tahun? Entahlah aku juga lupa. Gimana kabarnya? Kuliat situs ini masih aktif setahun kebelakang. Membernya mungkin menipis ya? Wajar sih, websitenya juga udah berumur wkwk.

Senengnya bisa keingetan lagi website ini, dan juga nulis cerita lagi disini. Iya tau kok, pasti banyak kesalahan grammar dan ceritanya garing segala macem. Itu mah biasa karena baru belajar lagi setelah sekian lama hiatus. Jadi kalau ada yang mau di koreksi, koreksi aja warga kripik. Kritik, saran diperlukan

Salam hangat

User

Andhika_Vemo , Silent reader
01-07-2019 08:47
2 teman mu kamu makan ya gan? bagi dong gan
Fictor696 , Silent reader
02-07-2019 02:40
Semua Temen lu Anjing ama Babi
Fictor696 , Silent reader
02-07-2019 02:40
Semua Temen lu Anjing ma Babi
RevIO , Silent reader
06-07-2019 01:57

2 teman mu kamu makan ya gan? bagi dong gan


Mungkin? entahlah pfft- karena rasanya sama aja lol
RevIO , Silent reader
06-07-2019 01:57
Fictor696 wrote

Semua Temen lu Anjing ama Babi


yep, little bit riddle. easy enough