Posted by ourer • 18-04-2019 08:40

Anak-anak Vlad dan Vanya..




[img]\"kripikpasta\"[/img]

Sudah hampir jam 6, aku harus segera menyelesaikannya. Suamiku, Vlad akan segera pulang dan biasanya dia sangat kelaparan, aku tak mau mengecewakannya.

Aku menyelesaikan potongan iga terakhir dan memasukannya ke dalam sup yang mendidih dan sangat berlemak. aku senang, dia biasanya sangat menyukai sup untuk dimakan sebelum tidur. Aku mematikan kompor dan beranjak membersihkan diriku.

Di kamar tinggal Mischa dan Raiya, aku akan membiarkan mereka tidur sampai besok ketika waktunya sarapan. Vlad sangat menikmati suasana sarapan dengan anak-anak sebelum berangkat berburu lagi.

Sedikit suara gaduh di atap ketika Vlad tiba di rumah, dia membuka pitu sambil meneriakan namaku. "Vanya.. aku pulang sayang "

aku menyambutnya "Vlad sayang, kamu pasti lelah dan sangat lapar.."

"Tentu saja, agak sulit hari ini untuk melewati kota, kamu tahu, dengan semua orang-orang yang menyebalkan itu.., dan yahh aku tak dapat apa apa semalam, maafkan aku sayang "

Aku menatapnya prihatin sambil tersenyum..

"Tentu saja sayang, aku mengerti, tak apa.. aku sudah menyiapkan makanan untukmu.. " aku mendudukannya di kursi dan menyajikan sup yang ku buat di hadapannya.

"kau membuat sup lezat, terima kasih sayang.. " dia menyuapkan sesendok besar penuh daging ke mulutnya, aku tertawa melihatnya kesulitan menggunakan sendok dengan giginya yang besar besar itu. Sangat lucu melihat dia bersikeras untuk mencoba gaya hidup manusia.

"masih ada 2 anak lagi untuk besok, kamu mau aku memasak sup lagi, atau ada yang kau inginkan sayang?

dia menjawab dengan mulutnya yang penuh daging, aku bisa melihat sepotong kelingking dari sela-sela taringnya.

"aku minta kau panggangkan saja mereka untukku, aku tidak suka sup sebelum pergi berburu, lemak anak-anak akan membuatku lamban"

"tentu saja sayang, aku akan memanggang mereka untukmu besok.. keduanya untukmu. Asal saja kau bisa membawa lebih banyak anak-anak dari panti asuhan di kota untuk persediaan kita minggu ini.."

Aku berlalu mengambil seonggok jantung dari lemari pendingin, aku lebih suka daging segar tanpa dimasak, dan dua butir otak tadi siang tidak begitu mengenyangkanku.

---