Posted by polarbear • 01-09-2018 05:29 • Bekasi, Jakarta

Pengirim Surat




Secangkir the panas menemaniku duduk di teras rumah sambil menikmati irama rintik hujan. Sore itu suasana cukup gelap ditambah dengan suara tetesan air hujan yang semakin deras.

Tiba-tiba lamunanku terpecah oleh sebuah suara dari balik pagar rumah.

“Permisi…” terdengar suara yang cukup keras denga nada yang lemah.

Segera aku bergegas mengambil payung dan membukakan pagar rumahku. Seorang tukang pos paruh baya berdiri menunggu di depan pagar rumah dengan pakainnya yang basah kuyup.
Kupersilahkan dia untuk mampir dan beristirahat sembari menunggu hujan mereda. Ia hanya tersenyum dan langsung mengikuti permintaanku.

Ia duduk tenang sambil memandangi tetesan hujan di teras rumahku. Sedangkan aku menuju dapur dan kembali membawakan the panas untuknya. Akupun duduk di sampingnya lalu ia menyerahkan paket dan sebuah pena kepadaku. Kuterima paket untuku dan menanda tanganinya. Selama ia duduk di sampingku, bapak tersebut tak banyak bicara dan hanya tersenyum beberapa kali kepadaku. Mungkin ia kelelahan, gumamku dalam hati.

Akhirnya bapak tukang pos tersebut meminta ijin kepadaku untuk pergi melanjutkan pekerjaannya. Kulihat dai teras, ia berjalan tenang menembus derasnya hujan. Namun aku tak melihat dimana motor bapak tersebut. Karena hari semakin larut, kuputuskan untuk mengakhiri lamunanku dan segera membereskan gelas yang telah kosong.

Selesai aku membereskan gelas, aku duduk di depan perapian sembari menonton acara televisi dan tak sabar untuk segera membuka paket yang telah ku terima. Aku menonton sebuah acara berita di televisi.

“Aksi begal kembali terjadi kemarin malam, kali ini korbannya adalah seorang tukang pos yang ditemukan tewas di lokasi kejadian dan motor korban berhasil dibawa kabur oleh pelaku….” Suara penyiar yang sedang melaporkan kejadian tersebut tiba-tiba membuat tubuhku lemas. Kulihat foto korban tersebut sama persis dengan tukang pos yag baru saja mengirimkan paket kepadaku barusan.
Belum hilang rasa penasaranku, tiba-tiba terdengar suara ketukan pintu dari luar diikuti dengan suara yang pelan namun cukup jelas terdengar, "tolong bapak neng..."

-------------------------------

follow us on
instagram: @idcreepy