Posted by mistic • 25-06-2018 08:17 • padang, Sumatera Barat

anugrah atau ?




hai,
aku baru di forum ini,
aku berasal dari Kota Padang di Sumatera Barat, dan untuk saat ini, aku berdomisili di Depok.
melihat website ini, mengingatkanku tentang pengalaman pertamaku melihat apa yang orang-orang lain kebanyakan tidak bisa lihat.
apakah ini cerita seram?
menurut versiku, ya
karena hingga sampai 13 tahun yang lalu aku tidak pernah secara lansung melihat apa yang mereka bilang "makhluk-makhluk tak kasat mata",

kalau papaku sedang bercerita tentang silsilah orang tuanya, maka akan muncul cerita bahwa kakek buyutku (kakek dari papaku) adalah seorang yang sakti di masanya, dimana belanda masih menjajah negeri ini, buyutku adalah orang yang disegani, pisau dan peluru tidak bisa menembus kulitnya, sikap tegas dan murah hatinya, membuatnya diangkat menjadi kepala desa, berbagai cara para tentara belanda mencoba untuk membunuhnya, namun buyutku tidak terbunuh?
kenapa?
karena buyutku mempelajari ilmu-ilmu yang seharusnya tidak dipelajari oleh masyarakat biasa, karena kesaktiannya tersebut, maka papaku berkata bahwa banyak dari makhluk makhluk dari bangsa lain menjadi peliharaannya, dan makhluk-makhluk ini mendiami benda-benda antik milik buyutku, tahun berlalu pengkhianatan menjadi hal yang selalu membuat seseorang kehilangan kepercayaan, begitu juga dengan kakek buyutku yang dikhianati oleh salah satu dari adik seperguruannya, adik seperguruannya memberitahukan kepada belanda tentang bagaimana cara agar kakek buyutku dapat dibunuh, setelah belanda mendapatkan cara untuk membunuh kakek buyutku, hari itu juga kakekku dipanggil ke markas besar belanda dan dalam hitungan detik kakek buyutku dapat dilumpuhkan dengan menyiramkan air dari perasan jeruk asam ke mukanya, dan setelah itu peluru panas lansung menghujam kakek buyutku, sebelum meninggal, kakek buyutku berpesan, bahwa "apabila yang memberitahukan kepada musuh kelemahanku adalah adik seperguruanku, maka sumpah yang pernah diucapkan akan berlaku detik ini juga"
dan begitulah kakek buyutku meninggalkan dunia, meninggalkan kakekku dan adik-adiknya yang masih memerlukan sosok ayah di usia mereka yang masih muda-muda.
setelah kakek buyutku meninggal dunia, aku tidak mendengar lagi cerita papa tentang makhluk makhluk gaib yang sering mengikuti kakek buyutku, hanya saja papa sering berkata kalau ada kemungkinan mereka berpindah ke anak laki-laki pertama yaitu kakekku, karena terlihat dari kesuksesan kakekku dibanding saudara-saudaranya yang lain, dan sangat pemberaninya papaku dan adik-adiknya dibanding anak seusia mereka.
waktu berlalu, manusia tidak ada yang abadi, menginjak usia 43 tahunan, kakekku pun meninggal, papaku masih berumur 18 atau 19 tahun pada saat itu, papa dan adik-adiknya meninggalkan rumah mereka yang berada di jakarta, dan pindah mengikuti orang-orang yang mau menyekolahkan mereka pada saat itu. papaku sendiri pindah ke padang, kuliah disana dan bertemu dengan mamaku.
papa tidak pernah menceritakan cerita mistis apapun mulai dari meninggalnya kakek, tapi papa seperti punya keyakinan, bahwa ada sesosok yang selalu mengikutinya dan menjaganya.

tahun 1989 papa menikah dengan mamah, dan lansung dikaruniai anak perempuan yaitu kakakku, pada tahun 1991 giliranku lah yang lahir, anak pertama dan kedua papa adalah perempuan, sedangkan cerita yang beredar adalah makhluk-makhluk gaib teman kakek buyutku hanya mengalir kepada garis keturunan laki-laki dan kepada anak pertama laki-laki. bingung?

tahun 1991 keluarga kecil kami menempati rumah peninggalan kakek di jakarta, entah karena rumah tersebut tidak terurus, banyak keluarga kami mengalami gangguan, nenek ku dari pihak mama, merasa ada yang memperhatikannya pada saat berada di dapur katanya sosok bayangan hitam dengan kilatan mata berwarna merah, serta om ku dari pihak mama juga merasa ada yang melambungkan badannya pada saat tidur, entah itu sleep paralyzed, atau benar ada yang melambungkannya.

aku tidak terlalu ingat masa kecilku di jakarta, karena memang pada saat itu aku masih usia 2 atau 3 tahun.. namun pada tahun 1994 saat kami semua tinggal di pekanbaru, kakakku merasa pernah di ajak ngobrol dengan seorang pria di dalam gudang rumah, pria tersebut membantu membalurkan minyak kayu putih ke kakakku yang saat itu sedang tidak enak badan, sedangkan tidak ada seorang pun yang bisa akses ke gudang kalau tidak melalui rumah utama, dan saat photo album dibuka, kakakku bilang kalau orang yang membalurinya dengan minyak kayu putih mirip dengan orang yang ada di album foto keluargaku, yaitu foto adiknya kakekku (aku lupa apakah itu kaik ar yang di bogor atau kaik fen yang di surabaya).

dan setelah itu, setelah sekian lama tidak ada kejadian mistis yang terjadi hingga kami pindah ke padang tahun 1995, tahun 2000 aku sekeluarga menempati rumah nenek di padang, setelah sebelumnya papa membeli rumah kecil yang jaraknya terlalu jauh dari kota, untuk meminimalisir waktu, tahun 2000 kami menempati rumah nenek yang letaknya di pusat kota.

Dan hal ini pun terjadi pada saat usiaku 14 tahun (kalau aku tidak salah ingat), aku termasuk wanita yang pemberani, aku tidak takut dengan yang namanya hantu, roh, arwah, setan, jin, atau apapun itu lah namanya. saat ada lomba pramuka dan harus melihat sesuatu yang kasat mata, aku hanya memperhatikan dengan seksama makhluk-makhluk tersebut, dan hanya berfikir, mereka ada, disekitar kita, dan juga seperti kita.
namun, malam itu, aku terbangun dari tidur, sambil menatap lurus kedepanku, aku melihat 50 cm di depanku seseorang mengenakan kemeja kerja, celana dasar untuk kerja, dan sepatu pantofl seperti sepatu sepatu para guru di sekolahku, aku menatap dari bawah sepatu nya hingga tangannya yang terlipat di dadanya, jantungku semakin berdebar saat menatap ke bagian paling tinggi dari tubuhnya, mukanya, yaaa, aku tidak berani menatap mukanya, jantungku makin berbar tidak karuan, bahkan aku sampai mempraktikan jurus pura-pura mati dan menahan nafas, yang biasa aku lihat dari drama kolosal cina tentang vampir di televisi.
sosok di depanku tidak bergeming, tetap berdiri kokoh dengan tangannya tetap terlipat di dadanya, walaupun kondisi kamarku gelap saat itu, tapi feelingku kuat kalau kulit makhluk ini berwarna coklat seperti kulit mamaku. tidak ingin berbisik bisik sendiri di dalam hati, takut sang sosok mendengar apa yang kuucapkan dalam hati, aku lansung membalikan badan dan memeluk erat kakakku yang masih tertidur lelap walaupun sudah kubangunkan dengan cara apapun, kemudian dari arah jendela dekat kakakku, aku merasakan dan melihat lansung arwah arwah yang dengan bebagai macam model, ada sundel bolong, kuntilanak, sosok wanita korban kecelakaan, tuyul, anak bayi yang di dalam kardus, dan banyak lagi malam itu penampakan yang di perlihatkan kepadaku, dan tiba tiba sosok-sosok itu menghilang.....
(bersambung)
profile picture
Regaiz , Kripiker
01-08-2018 14:48
Hmmm jaman dlu emg bnyk kok org sakti2.wajar agan kyk gtu.lain kali jg stidakny berdoa klo kmn2