Posted by zha_ • 01-09-2019 05:30 • Kab. Lamongan, Jawa Timur

Pengunjung Selok City




Seorang supir taksi yang bernama Dani (disamarkan) telah menjadi supir taksi selama bertahun-tahun, di suatu saat ia pergi ke Surabaya untuk mengantar penumpangnya, pada saat akan malam ia mengantar penumpangnya menuju bandara Juanda, setelah mengantar penumpang itu ia memtuskan untuk segera pulang ke rumah, tetapi ia melihat dua wanita yang membawa 2 koper besar melambai-lambaikan tangan ke arahnya,awalnya ia melajukan taksinya melewati kedua wanita itu, tetapi karena kasihan kepada dua wanita yang terus melambai-lambaikan tangan ke arahnya ia memutar balik taksinya lalu mempersilahkan kedua wanita itu masuk sembari mengangkat masuk dua koper penumpangnya itu,
"Malam bu, anda ingin pergi ke mana?" tanya Dani.
Wanita yang pertama menjawab, "Kami ingin pergi ke Selok City pak,"
"Selok City? Aku belum pernah mendengar nama itu"batin Dani
Dani terlihat kebingungan, "Selok City itu dimana ya bu?" tanyanya.
"Ooh, tenang saja pak bapak ikuti saja arahan saya," jawab wanita yang kedua dengan tersenyum sopan.
"Baik bu," Dani membalas tersenyum.
Setelah sekitar satu jam menyetir dengan arahan kedua wanita itu Dani sangat bingung karena wanita yang pertama berkata,
"Ini sudah dekat tujuan pak,"
"Perasaan deket deket daerah sini udah ga ada kota deh, udahlah."ucap Dani dalam hati.
5 menit kemudian

"Berhenti pak" ucap kedua wanita itu, "ini sudah sampai." lanjut wanita pertama.
Dani memberhentikan taksinya di depan sebua mall yang sangat besar,
"Aneh, kan disini ga ada mall, elah bodoamat"batin Dani lagi
"Makasih pak, itu ongkosnya di koper," ucap wanita kedua lalu mereka berdua berjalan masuk ke dalam Mall itu.
Dani pun mengecek isi kopernya, dan koper itu berisi banyak sekali uang, ia membalikkan badan ingin mengembalikan uang itu karena terlalu banyak, tetapi saat ia membalikkan badan
"Bu, uangnya keleb-" kedua wanita itu tidak ada dan telah berganti dengan sosok yang mengerikan, Mall yang awalnya dia lihat itupun telah berubah jadi kuburan yang bergapuar besar dan bertuliskan 'Selok City'.
Dani buru-buru melihat ke koper dan ternyata telah berubah menjadi daun, karena ketakutan ia pun langsung menginjakkan kakinya pada pedal gas taksi lalu segera meninggalkan tempat itu.
Ia terhenti di sebuah desa karena bensinnya habis,
"sial"batin Dani
ia pun berjalan masuk ke Desa itu, lalu ia ditemukan oleh ibu kepala desa, dan dipersilahkan menginap di rumahnya, keesokan harinya ia pulang sebelum pulang ia diperingati oleh ibu kepala desa, "Hati-hati nak,"
Setelah itu ia pulang dan selamat.

[QUOTE]Ini cerita asli yang diceritakan oleh bu kepala desa itu kepada bibi saya, lalu saya dengan tak sengaja mendengar pembicaraan bibi saya dengan nenek saya tentang cerita ini, sampai saat ini pak supir taksi itu masih hidup dan bu kepala desa tidak lagi menjabat sebagai bu kepala desa dan melanjutkan hidup dengan tenang. Kuburan dan desa yang ada dicerita ini masih aktif sampai sekarang.[/QUOTE]