Posted by Araidecreepy • 24-08-2016 01:36 • Palembang, Sumatera Selatan

Aku Takut




Dari dulu...
Sejak umur 16 tahun aku sering merasa di perhatikan. Saat berjalan di koridor sekolah, duduk ditaman, dikamar, dimana saja. Aku selalu merasa ada seseorang yang memperhatikanku. Saat itu aku tak berani menoleh meskipun aku selalu bertanya-tanya dengan begitu penasarannya "siapa sih yang memperhatikanku selama ini?" .

Pernah aku mencoba beberapa kali untuk menceritakan hal ini pada orang-orang terdekatku. Saat itu aku ingat sekali, pertama kalinya aku membuka topik pembicaraan ini dengan temanku melalui sebuah aplikasi messenger. Aku begitu bersemangat menulis kisah yang aku alami hingga sesuatu menggangguku.

Saat itu samar-samar aku mendengar suara dengkuran, serperti dengkuran kucing?? Begitulah deskripsinya. Aku berhenti sejenak, mencari-cari sumber suara yang tak kumengerti dari mana asalnya. Aku hanya punya satu kucing dan dia meninggal 2 bulan sebelumnya. Kusapu pandanganku keseluruh sudut kamar. Anehnya suara itu tak terdengar lagi. Lalu aku putuskan untuk melanjutkan tulisanku, karena aku tau temanku pasti sudah lama menunggu balasanku.

Aku terkejut saat kembali memandang handphone, ternyata semua yang sudah kutulis terhapus Aku bingung bercampur kesal. Tapi aku tak mau buang-buang waktu. Kutulis lagi apa yang ingin kuceritakan pada temanku. Namun pada saat aku hendak menulis kalimat yang sama seperti sebelumnya, aku kembali mendengar suara dengkuran itu. Begitu berat dannn.. MENAKUTKAN Karena suara itu terdengar begitu jelas tepat disampingku, sontak aku menutup mata. Mengatur nafas dan mencoba menoleh perlahan, tapi aku makin terkejut karna aku tak menemukan apapun

Dan untuk yang kedua kalinya ketika aku melihat ke handphoneku tulisan itu telah terhapus lagi Ya tuhan.. Apa ini? Aku makin kesal bercampur takut. Akhirnya aku memutuskan mengakhiri obrolan chat dengan temanku. Berusaha berfikir jernih dengan menganggap bahwa handphoneku sedang error, dan pergi tidur.

Sekitar 2 minggu setelahnya aku beranikan untuk mengulang percakan tentang hal aneh itu dengan temanku yang lain. Dan kejadian sama terulang kembali. Ketika aku sampai pada kalimat yang sama, suara itu datang lagi. Dan ketika aku berparling tulisanku telah terhapus lagi. Hingga aku lelah dan akhirnya kembali membatalkan niatku untuk menceritakannya.

Hari berganti, bulan dan tahun berlalu. Sudah kucoba menceritakan hal ini beberapa kali tapi kejadian iru terus berulang. Seolah ada yang duduk disebelahku dan menyaksikan apa yang kutulis tentang dirinya. Saat hendak kuceritakan secara langsung, aku merasa seakan banyak sekali mata yang memandang tajam kearahku. Lalu aku mulai berfikir, ada yang salah dengan kisahku. Aku mulai menuliskan lagi kisahku tapi dengan kalimat yang tak terlalu menakutkan, setidaknya kata-kata itu tak begitu menggambarkan ketakutan yang kurasakan.
Dan anehnya, tak terjadi apapun

Bahkan hingga terakhir kali aku menulis kisah ini, dan aku mencoba kembali menggunakan kalimat yang dulu kutulis, aku mengalaminya lagi, 2x tulisan ku tentang kisah ini terhapus sampai aku memperbaiki tulisan ini berkali-kali. Aku bingung, dan takut.

Aku berterima kasih selama ini telah 'meperhatikanku', aku hanya minta diberi kesempatan untuk mencintai diriku sendiri tanpa rasa takut.
yomadeet , Kripik Writer
30-08-2016 01:12
hmmm... agak bingung