Posted by jodyputra • 12-05-2018 03:18 • Buaran, Jakarta

Kuntilanak Bertamu




Cerita 15 tahun lalu, ayah beli rumah baru, rumah dengan gaya belanda kuni namun sudah di renov habis2an bagi saya itu rumah yang kami impikan. Namun dari awal ayah saya tidak peduli omongan kakek saya yg melarang membeli rumah itu alasannya rumah itu buruk dan tidak cocok untuk masadepan. Orang sekitarpun menghindari rumah tersebut ada isu bahwa itu rumah hantu, kami tidak peduli. Kami juga tidak tahu asal usulnya rumah itu. Didepan kami ada pohon mangga yg buahnya jatuh ke jalan namun tidak satupun berani mengambilnya untuk dimakan, mereka hanya menyingkirkan di gerbang. Kejadian aneh mulai dirasakan. Untuk rumah sebesar itu kami tinggali hanya ber 3. Pernah suatu malam hanya aku dan ibu, rumah mati lampu dan kami menyalakan lilin ke semua ruangan di ruang tengah tepat di sofa duduk perwmpuan dengan muka menyala di depanku, kuntilanak ya benar. Saat itu aku tidak takut kupikir dia tamu ibuku, namun seiring dewasa mungkin saat itu hanya aku yang melihat ibuku tidak. Kita berdiri berhadapan tidak ada jarak. Tahun berganti bisnis ayah bangkrut dan habis