Posted by key_for • 17-04-2016 02:05 • Semarang, Jawa Tengah

Jangan (Pernah) Coba




Aku bukan orang yang percaya dengan adanya hantu atau hal-hal mistis lainnya. Walaupun konsumsi cerita hororku cukup lumayan banyak, tapi aku tetap berpikir bahwa hantu tidak akan pernah menampakkan diri kepada manusia.

Sampai pada suatu saat, aku penasaran dan mencoba membuktikan keberadaan mereka.

Aku pulang jam 10.00 malam dari kampus karena ada kegiatan BEM. Aku pulang bersama adikku dengan membonceng motornya. Perjalanan kami dari kampus kerumah cukup jauh, 2 km melewati jalan kota yang ramai, 5 km melalui hutan karet, perumahan sepi, jembatan dan jurang. Di 2 km awal, suasana masih terasa riuh. Lalu lintas cukup padat dan penerangan jalan yang sangat memadahi. Sampailah kami di hutan karet yang gelap. Jalan sepanjang hutan karet itu memang tidak sepi, tapi cukuplah terlihat bagiku jika ada bayangan atau sosok berwarna putih yang mencoba menampakkan dirinya di antara pepohonan karet, karena memang sangat gelap. I see nothing. Bergidikpun tidak kurasakan. Sampailah kami diperumahan sepi dekat jembatan, disitu juga cukup gelap dan ada jurang yang cukup dalam didekat situ. Aku menengok ke kanan dan ke kiri berharap aku melihat sosok hitam tinggi besar dengan gigi taringnya yang menyeringai. Dan lagi. I see nothing.

Yasudahlah. Mungkin aku memilih spot yang salah. Harusnya aku pergi ke tempat yang angker untuk melakukan uji nyali disana jika aku benar-benar ingin bertemu mereka. Aku menyerah.

Masih sekitar 1 km lagi perjalanan kami dan waktu sudah menunjukkan pukul 10.30 malam.
Kulihat seorang wanita berambut panjang berdiri mengenakan kemeja hijau didekat hutan jati dekat lapangan desa. Aku tidak mengenalnya. Mungkin dia sedang menunggu jemputan karena habis pulang kerja. Kubalas dengan lambaian tangan karena ia tersenyum ketika melihatku. Aku masih terbayang dengan wanita itu dan menanyakan pada adikku. "Aku tidak melihat siapapun disana." Ya mungkin saja adikku ini terlalu fokus dengan jalanan sehingga dia tidak menyadarinya.
Selamat malam. Kamipun tidur di satu kamar.

Keesokan paginya, pukul 06.00 pagi, aku dan adikku sudah siap untuk berangkat kekampus.
Banyak orang desa berkerumun di dekat hutan jati dekat lapangan. Adikku memberhentikan motornya karena jalanan dipenuhi banyak orang. Ada apa sich? "Ada mayat, mbak." Kulihat mayat wanita berambut panjang terurai yang sudah membusuk sedang dievakuasi. Dia mengenakan kemeja hijau. Aku menangis.
yomadeet , Kripik Writer
31-05-2016 15:42
ya ampun, semalem berarti agan liat hantu dan mungkin dia minta ditemukan
profile picture
ivan , Locked account
09-06-2016 14:21
Serremm.......
profile picture
jade , Kripiker
12-06-2016 01:15
not bad..
profile picture
izzanibnu , Kripiker
13-06-2016 10:22
Itu berarti pertanda gan bahwa dia minta ditemuin mayatnya. Untung aja langsung ditemuin