Posted by #Anonymous • 23-06-2016 19:30 • Manado, Sulawasi Utara

lantai 2




cerita ini benar2 terjadi sekitar 2 tahun yang lalu di kost2an saya, tepatnya waktu piala dunia di brazil sedang berlangsung.
biasanya di kost2an kami selalu rame, namun malam itu hanya ada saya,uti, robin dan adi, sedangkan teman2 yang lain sedang keluar entah kemana, saya uti dan adi berada di kamar kami sambil bermain gitar (kebetulan kami ber 3 memang 1 kamar) sedangkan robin berada di ruang tamu sambil menonton tv menunggu pertandingan piala dunia dimulai. bosan bermain gitar saya ke ruang tamu bersama robin, sedangkan uti dan adi masih bermain-main gitar dikamar, tak beberapa lama kemudian datang hendra, teman kos kami yg lain yg kamarnya berada di lantai 2, rupanya dia membawa martabak manis juga untuk kami, namun tak banyak basa basi, setelah memberikan martabak kepada kami, dia langsung pergi ke kamarnya di lantai 2, saya dan robin pun langsung melahap martabaknya tanpa sisa, setelah pertandingan dimulai(saya ingat pertandingannya italia vs uruguay) saya membangunkan uti dan adi yg memang berpesan untuk dibangunkan setelah pertandingan dimulai.

"wah, kalian beli martabak gak bagi-bagi, pelit" kata uti waktu melihat kotak pembungkus martabak tanpa isi diatas meja.
"oh, itu,,,,dibawa hendra tadi" kata robin
"hendra? hendra xxxxxx? " tanya adi
"iya, kenapa?" tanya saya
"dia kan sudah pulang ke makassar tadi siang" balas uti.
"masa' sih? ada kok diatas dia" kata saya lagi mencoba meyakinkan uti dan adi
seterusnya hanya terjadi adu argumen antara kami berempat, sehingga kami memutuskan untuk pergi mengecek hendra langsung di lantai 2. setiba di depan pintu hendra terlihat pintunya dikunci dari luar kamar, menandakan tidak ada orang yg masuk, kami mencari hendra di seluruh lantai 2 tapi tak ada tanda2 keberadaan hendra, kami bahkan mencari di lantai 1, meskipun saya dan robin tak melihat hendra turun ke lantai 1 setelah dia naik keatas, tak ada tanda2 keberadaan hendra sama sekali, kamipun kembali ke ruang nonton dengan seribu pertanyaan dikepala kami, atau kami berdua. dengan kemungkinan uti dan adi tidak mempercayai perkataan saya dan robin.
yomadeet , Kripik Writer
24-06-2016 09:07
serem ceritanya kak... berarti yang beliin martabak ituhantu? sakit/gmn2 ga habis makan martabaknya????